Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+6285104202959

Email

as@iainmadura.ac.id

Bekali Mahasiswa Masuk Dunia Kerja Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura Gelar Webinar Internasional Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Internasional

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi AS
  • Jumat, 11 September 2026
  • Dilihat 68 Kali
Bagikan ke

PAMEKASAN – Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura sukses menyelenggarakan webinar internasional bertajuk "Accounting, Finance, and International Business: Preparing Students for The Global Workplace". Acara ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting guna membuka wawasan dan membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis untuk bersaing di lanskap kerja internasional.

Webinar ini menghadirkan narasumber praktisi global berpengalaman di bidang finance, hospitality, dan perdagangan internasional yang saat ini berkiprah di Taiwan, Cecilia Nathanael Gunawan. Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Madura, Irahasti Priyadi, M.A., CFP., CTT., dan Dekan FEBI UIN Madura, Dr. Abdul Mukti Thabrani, Lc., M.H.I., serta dipandu oleh Feby Anuri Jayasi selaku moderator.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Madura, Dr. Abdul Mukti Thabrani, menekankan pentingnya mempersiapkan lulusan yang adaptif dan siap berkiprah di kancah global.

"Webinar ini sangat penting untuk menyiapkan mahasiswa agar mampu bergerak maju dan menggapai peluang di dunia finance dan bisnis global. Kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memahami dinamika pasar global, mampu berkolaborasi lintas negara, serta memberi dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Dr. Abdul Mukti.

Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Irahasti Priyadi, menambahkan bahwa kehadiran narasumber dengan rekam jejak kerja di berbagai negara (seperti Korea, Jepang, dan Taiwan) diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Akuntansi Syariah untuk berani berkarier hingga ke tingkat internasional (go international).

Soroti Manajemen Risiko dan Keterampilan Utama Talenta Global

Dalam sesi pemaparan materi, Cecilia Nathanael Gunawan membedah secara komprehensif keterkaitan antara akuntansi, keuangan, dan perdagangan internasional. Ia menjelaskan bahwa akuntansi bertindak sebagai bahasa bisnis (backward-looking), sementara finance berfokus pada manajemen dan pengambilan keputusan masa depan (forward-looking).

Cecilia menyoroti sejumlah tantangan dan risiko krusial dalam transaksi ekspor-impor, mulai dari pentingnya kontrak penjualan internasional (international sales contract), pemilihan metode pembayaran yang aman seperti Letter of Credit (L/C), hingga mitigasi risiko fluktuasi nilai tukar (foreign exchange risk) melalui instrumen seperti currency options, forward contracts, maupun currency swap.

Selain aspek teknis transaksi, Cecilia juga membagikan pandangan praktis mengenai etika kerja profesional dan perbedaan budaya bisnis antara Indonesia, Asia Timur (Taiwan, Korea, Jepang), serta negara-negara Barat (Amerika Serikat, Kanada). Ia menekankan beberapa pilar utama yang wajib dimiliki oleh mahasiswa jika ingin menjadi talenta global:

  1. Cross-Cultural Competence & Language Skills: Kemampuan memahami budaya lintas negara dan penguasaan bahasa asing (minimal bilingual/multilingual).

  2. Technical Proficiency: Pemahaman teknis dan spesialisasi bidang kerja.

  3. Core Soft Skills & Analytical Thinking: Berpikir kritis dan analitis dalam mengambil keputusan serta melek digital (digital fluency).

  4. Sikap Proaktif: Rajin melakukan riset mandiri terkait peluang beasiswa, program talenta internasional (working holiday/global talent program), dan tidak pasif menunggu peluang.

Menjawab pertanyaan peserta terkait adopsi teknologi di era digital, Cecilia menggarisbawahi bahwa otomatisasi saat ini sangat efektif untuk pelaporan administrasi (automatic reporting), namun analisis data strategis, kalkulasi risiko mata uang, dan negosiasi kompleks tetap membutuhkan keahlian serta intuisi analitis manusia.

Acara berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para dosen dan mahasiswa yang aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta