Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura dan Prodi Akuntansi FEB Unisma Perkuat Sinergi Pengembangan Kurikulum dan Kompetensi Profesional
- Diposting Oleh Admin Web Prodi AS
- Selasa, 15 September 2026
- Dilihat 32 Kali
Malang, 15 September 2026 — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Madura melakukan kunjungan akademik ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma), Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan tata kelola akademik, kurikulum, pengelolaan laboratorium, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan sholawat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FEBI UIN Madura dan Dekan FEB Universitas Islam Malang.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai tindak lanjut kerja sama akademik antara kedua pihak. Penandatanganan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat implementasi kerja sama agar dapat diterjemahkan ke dalam kegiatan yang lebih konkret di tingkat program studi.
Usai penandatanganan IA, rombongan FEBI UIN Madura diajak melakukan anjangsana ke sejumlah fasilitas akademik yang dimiliki FEB Unisma. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melihat secara langsung pengelolaan berbagai unit dan laboratorium yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah pola pengelolaan unit dan laboratorium di FEB Unisma yang ditempatkan sebagai bagian dari penguatan program studi. Setiap unit tidak berdiri sendiri, tetapi memiliki keterkaitan dengan mata kuliah dan aktivitas akademik yang ada di program studi.
Dekan FEB Unisma menjelaskan bahwa unit dan laboratorium di lingkungan FEB Unisma merupakan perpanjangan tangan dari program studi. Program studi memiliki peran dalam menentukan konten dan arah kegiatan, sementara pengawasan berada di tingkat fakultas.
Menurutnya, keberadaan laboratorium juga diarahkan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa yang mendekati standar profesi maupun dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, unit dan laboratorium yang dikembangkan FEB Unisma dibangun melalui kerja sama dengan berbagai mitra.
Bagi Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura, pengalaman tersebut menjadi salah satu bahan pembelajaran dalam melihat kemungkinan pengembangan laboratorium yang lebih terintegrasi dengan proses pembelajaran. Terlebih, Prodi Akuntansi Syariah memiliki konsentrasi Perpajakan dan Auditing, sehingga penguatan praktik mahasiswa menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pendidikan.
Dalam diskusi, pengelolaan Tax Center menjadi salah satu topik yang cukup relevan. Tax Center FEB Unisma telah berdiri secara resmi sejak 2018 dan dikembangkan melalui kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak. Aktivitas Tax Center tidak hanya menjadi ruang belajar perpajakan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan Relawan Pajak.
Mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjalani praktik selama beberapa bulan. Pengalaman praktik tersebut kemudian dapat dikaitkan dengan kegiatan akademik melalui mekanisme konversi mata kuliah yang ditetapkan oleh program studi.
Model tersebut memberikan gambaran bagi Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura mengenai kemungkinan penguatan pembelajaran perpajakan melalui kegiatan praktik di lapangan. Dengan cara demikian, mahasiswa tidak hanya memahami materi perpajakan di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman ketika berhadapan dengan kebutuhan dan persoalan yang ditemui dalam praktik.
Selain Tax Center, rombongan juga melihat pengelolaan Mini Bank, Galeri Investasi, serta laboratorium dan unit lainnya yang dikembangkan FEB Unisma. Pada Mini Bank, misalnya, mahasiswa mendapatkan pengalaman melakukan aktivitas pelayanan seperti yang terdapat dalam operasional perbankan. Unit tersebut juga didukung sistem Microbanking Syariah System melalui kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sementara itu, Galeri Investasi tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan transaksi investasi mahasiswa. Mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan edukasi pasar modal ke sekolah dan masyarakat, kegiatan Desa Menabung Saham, penyusunan laporan, serta berbagai kompetisi.
Hal lain yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah upaya menghubungkan kegiatan akademik dengan sertifikasi kompetensi. FEB Unisma mendorong agar mahasiswa tidak hanya menyelesaikan mata kuliah dengan memperoleh nilai akademik, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang diperoleh melalui lembaga eksternal, seperti BNSP, lembaga profesi, maupun mitra terkait.
Bagi Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura, praktik tersebut dapat menjadi referensi dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan profesi. Penguatan kompetensi mahasiswa dapat diarahkan tidak hanya pada penguasaan teori akuntansi, tetapi juga pada keterampilan yang dibutuhkan ketika mereka memasuki dunia kerja.
Kunjungan ini juga menjadi ruang bagi kedua pihak untuk saling bertukar pengalaman mengenai pengembangan kurikulum dan fasilitas pembelajaran. Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura memperoleh gambaran langsung mengenai bagaimana fasilitas akademik dan laboratorium di FEB Unisma dikelola dan dihubungkan dengan kegiatan pembelajaran.
Melalui kerja sama yang telah dibangun, kedua program studi diharapkan dapat terus mengembangkan berbagai kegiatan bersama, khususnya dalam bidang pengembangan kurikulum, pembelajaran berbasis praktik, penguatan laboratorium, perpajakan, auditing, pasar modal, serta peningkatan kompetensi profesional mahasiswa.
Bagi Prodi Akuntansi Syariah UIN Madura, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai praktik pengelolaan akademik yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan program studi ke depan, dengan tetap menyesuaikannya dengan kebutuhan, karakteristik, dan kondisi UIN Madura.